Lebih Untung Mana, Beli Motor Tunai atau Kredit? Jangan Salah Pilih, Begini Perbandingannya

DP terlebih dahulu

Nggak semua daerah mempunyai transportasi umum yang bagus. Karena itulah masih banyak orang yang memilih naik kendaraan pribadi, contohnya motor. Kendaraan ini jadi favorit banyak orang karena relatif gampang dikendarai. Harga satu unitnya juga lebih murah dibandingkan harga mobil.

Namun sebelum membeli motor, kita perlu tahu perbandingan membayar secara tunai dan kredit. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangannya sendiri lo. Supaya nggak salah pilih, sebaiknya sesuaikan dengan kondisi finansial masing-masing. Yuk simak perbandingannya berikut ini!

Kalau beli motor secara tunai, harganya lebih murah karena tanpa bunga. Kita juga nggak perlu repot-repot membayar cicilan setiap bulan sampai lunas

Misalnya, kita hendak membeli satu unit motor seharga 13 juta rupiah. Maka uang yang perlu dikeluarkan hanya 13 juta aja, ditambah sedikit uang administrasi. Sebab kita nggak perlu membayar bunga kredit. Nggak perlu repot-repot mencicil juga setiap bulannya. Cukup sekali bayar, lunas deh! Motor dan surat-suratnya pun bisa segera diboyong~

Namun untuk membeli motor secara tunai, kita harus menyiapkan banyak uang sekaligus. Ini sulit untuk sebagian orang, terutama para sobat misqueen yang belum mapan

Kalau udah punya banyak tabungan, gampang aja untuk beli motor secara tunai. Nah, gimana kalau kita baru punya sedikit simpanan? Waduh, susah juga nih. Kita perlu meminta tambahan dana dari keluarga atau sumber lainnya. Tapi kalau nggak dapat juga, kita bisa beralih ke cara membeli motor secara kredit alias mencicil.

Kalau beli motor secara kredit, kita nggak terlalu terbebani karena bisa bayar sedikit demi sedikit. Uang yang tersisa juga bisa untuk investasi lain dulu

Walaupun harga motornya belasan juta, kita bisa mencicil ratusan ribu aja setiap bulan. Jumlahnya tergantung jangka waktu kredit. Semakin lama waktunya, maka cicilan per bulan semakin rendah. Begitu juga sebaliknya, cicilan bakal semakin tinggi kalau jangka waktu kreditnya pendek. Oh ya, kita juga perlu membayar uang muka di awal. Jumlahnya tergantung kebijakan dealer. Ada yang uang mukanya harus beberapa juta, ada juga yang cukup 100 ribu rupiah. Murah juga ya!

Namun sayangnya, beli motor secara kredit bisa bikin harganya melonjak tinggi akibat bunga. Kalau nggak berhati-hati, malah kita yang rugi nantinya

Sebelum memutuskan untuk kredit, kita perlu memerhatikan hal-hal ini: harga motor, jangka waktu kredit, uang muka, dan cicilan per bulan. Yang nggak kalah penting adalah besarnya bunga per bulan. Ada bunga yang 20%, 30%, bahkan 40%! Jumlahnya tergantung kebijakan dealer. Dengan informasi itu, yuk coba kita hitung total pembayaran.

CONTOH:

Harga motor: 13 juta
Jangka waktu kredit: 22 bulan
Uang muka: 3 juta
Cicilan per bulan: 700 ribu (udah termasuk bunga)

Total pembayaran: uang muka + (angsuran x jangka waktu kredit)

Total pembayaran: 3 juta + (700 ribu x 22) = 18,4 juta

Dari contoh hitungan itu, kita jadi tahu kalau harga motor memang lebih mahal kalau dibeli secara kredit. Padahal harga awalnya 13 juta. Tapi setelah ditambah bunga per bulan, harga akhirnya jadi 18,4 juta. Itu berarti lebih mahal 5,4 juta! Banyak juga ya selisihnya. Namun kalau kita belum bisa membeli motor secara tunai, nggak ada salahnya membeli secara kredit.

Yang penting berhati-hatilah sebelum memutuskan untuk kredit motor. Bandingkan beberapa tempat sekaligus, mana yang lebih murah? Kita juga perlu menghitung sendiri harga akhir pembayarannya, jangan hanya mengikuti perkataan petugas dealer. Selamat mencoba~

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*