Alasan-Alasan Kenapa Usia 20-an Adalah Saat Yang Paling Tepat Untuk Traveling

Traveling
Traveling

Di usiamu yang twenty something ini, sudah berapa jauh kakimu melangkah dan memiijak di belahan bumi ini?

Jawabannya tentu bisa bermacam-macam: kamu bisa menjawab sudah keliling Eropa, keliling Indonesia, atau mungkin baru sebatas berputar-putar keliling kota. Sejauh apapun perjalananmu saat kamu melangkah keluar dari hangatnya rumahmu, kamu patut berbangga, menepuk kedua bahumu, dan merasa beruntung. Banyak di antara kita yang tidak dapat melakukannya.

Entah karena alasan keuangan, izin orang tua, atau alasan kesehatan yang tidak memperbolehkannya untuk bepergian jauh. Tapi bisa jadi juga karena alasan enggan, malas dan tidak berani melangkahkan kaki mereka. Padahal yang paling pas untuk traveling (tak peduli kemana tujuaannya) adalah saat ini, di usia dua puluhanmu dimana kamu sudah cukup matang untuk memutuskan pilihan namun belum terlalu tua untuk melakukan perjalanan.

Namun tentu saja bukan hanya itu alasan kenapa kamu harus traveling dalam usiamu yang sekarang ini. Disini Hipwee akan berikan alasan-alasan lain kenapa kamu harus mulai mengepak bagasimu, bergegas mencari tiket, dan pergi!

1. Traveling Mengajarkanmu Bagaimana Cara Menikmati Hidup Yang Penuh Petualangan

Life is a Risk
Life is a Risk

Hidup enggak seru dong kalau hanya begitu-begitu saja! Salah satu cara untuk memberi bumbu pada kehidupanmu adalah dengan traveling, apalagi traveling tanpa perencanaan sama sekali. Saat kamu memiliki waktu luang, coba untuk random bermain sepeda ke taman kota atau memesan tiket untuk perjalanan ke luar pulau, seperti Manado atau Wakatobi.

Keputusanmu untuk berkelana ke suatu tempat tidak akan pernah salah, kamu akan selalu menemukan kejutan-kejutan hidup yang bersiap untuk menyapamu. Bahkan ketika kamu mengunjungi tempat yang sama sekalipun, pengalaman perjalanan yang kamu rasakan pasti akan selalu berbeda.

Ingatlah pepatah yang mengatakan bahwa hidup adalah petualangan, beranilah untuk mengambil risiko.

2. Traveling Mengajarkanmu Untuk Lebih Berempati

Empati
Empati

Pada umumnya, kita anak muda akan cenderung cuek terhadap orang lain dan keadaan di lingkungan sekitar kita. Itu karena kita bisa. Namun, dengan traveling kamu akan bisa melihat berbagai keadaan baru yang sebelumnya mungkin hanya ada di imajinasimu. Semakin banyak perjalanan yang kamu lakukan, semakin banyak keadaan-keadaan baru yang kamu temui dan semakin peka rasa dan empatimu untuk membantu sesama.

Berbagai perjalanan yang kamu lakukan akan mengasah sisi kemanusiaanmu dan mengubah caramu melihat dunia. Kalau dulu kamu menganggap remeh pedagang asongan, kaum-kaum papa, korban bencana hingga bencana kemanusian seperti genosida mungkin dengan melakukan perjalanan dan mengunjungi berbagai tempat kamu bisa merasa lebih berempati dan mengusik rasa kemanusiaanmu.

3. Traveling Membuka Matamu Tentang Berbagai Perbedaan Budaya

Kamu memang bisa melihat berbagai budaya dunia hanya dengan menonton TV atau membaca majalah, namun semua itu tidak akan lebih menarik dibandingkan jika kamu benar-benar berkenalan dengan budaya itu. Apa menariknya hanya melihat tari tradisonal suku Masai di Kenya, di saat kamu sebenarnya berkesempatan untuk menari bersama mereka?

Apa yang kamu lihat di televisi atau majalah itu hanya sisi-sisi kecil yang terekam dan didokumentasikan. Kamu akan benar-benar merasa luar biasa saat kamu benar-benar bisa menginjakkan kakimu dan bersinggungan langsung dengan warga lokal setempat.

4. Traveling Membuka Wawasanmu Akan Dunia

Menikmati beningnya Danau Cermin, mendaki kejamnya Pegunungan Jayawijaya atau mungkin pegunungan himalaya, dan menikmati kerapian dan keindahan kota Paris pasti akan memberikan warna yang berbeda dalam kehidupanmu. Kamu hanya bisa mendapatkan pengalaman itu ketika kamu memberanikan diri keluar dan melakukan perjalanan.

5. Traveling Akan Membuatmu Lebih Rendah Hati

Traveling adalah salah satu cara untuk membuatmu tetap rendah hati dan tidak besar kepala. Semakin banyak dan semakin beragam perjalanan yang kamu lakukan kamu akan semakin sadar bahwa kamu hanyalah setitik kecil manusia di dunia yang maha luas. Kamu itu bagaikan setitik bintang kecil diantara jutaan bintang yang ada di langit.

Kamu akan mulai bisa bersyukur dan tak perlu lagi merasa pongah saat kamu bisa melihat bahwa banyak orang-orang di luaran sana yang nasibnya tidak seberuntung dirimu. Dan yang pasti traveling akan membuatmu lebih bisa mengendalikan diri dan menjadi manusia yang lebih baik lagi dibandingkan dirimu yang sebelumnya.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*